9 Warga Jeruk Jalani Swap Test

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM.Boyolali-Dinas Kesehatan Boyolali melalui Puskesmas Selo yang dipimpin oleh dr.Budi Margono Kembali melaksanakan Swap Test PCR terhadap warga di Kecamatan Selo, kali ini 9 warga dari Desa Jeruk yang menjalani swap yang mana sebelumnya dilaksanakan swap terhadap warga desa Tlogolele.

Babinsa Desa Jeruk Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali Serma Subroto, hadir melaksanakan kegiatan pendampingan Tim Kesehatan dari Puskesmas Selo dan Tim Gugus Tugas Covid-19 melaksanakan Swab Test terhadap warga di wilayah Desa Jeruk, Kecamatan Selo. Kabupaten Boyolali.Jumat (21/05).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Serma Subroto selaku Babinsa menyampaikan bahwa warga yang menjalani Swab Test pada hari ini sebanyak 9 orang, dengan tujuan untuk mengantisipasi tertularnya warga tersebut yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid. Untuk hasil atau sampel dari swap akan dikirim ke Labkesda Boyolali untuk diketahui hasilnya.
Oleh karena itu kepada warga yang telah menjalani Swab Test ini agar tetap melaksayange isolasi mandiri minimal 14 hari atau sampai hasilnya keluar,“ pintanya.

Serma Subroto yange mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa sebagai Babinsa sudah menjadi tugasnya untuk memonitor kalau ada warga yang akan menjalani Swab Test, karena akan mengetahui kondisi di wilayah dalam masalah penyebaran Virus Covid-19.

” Kami selalu mengajak agar kita semua melindungi diri kita sendiri dan keluarga dengan mentaati apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan dengan selalu mengunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, serta di rumah saja kalau memang tidak ada keperluan yang mendesak,” pungkas Babinsa.

(Agus Kemplu)

Pos terkait