PC IPPNU Ajak Pemuda Bijak Gunakan Medsos

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nadlatul Ulama (IPPNU) Kota Makassar, menggelar Dialog Kepemudaan dengan menyusun tema Literasi Pemuda Di Media Sosial, di Hotel La Macca, Sabtu (24/04/2021)

Ketua PC IPPNU Kota Makassar, Nur Fauziah Syams mengatakan, dialog ini bertujuan menumbuhkan kembali pemikiran pemuda, juga memperkuat persatuan generasi muda sekaligus, memupuk kreativitas, inovasi dan kemandirian para pemuda agar bijak menggunakan media sosial.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kegiatan ini digelar, mengingat para pemuda saat ini banyak menggunakan media sosial namun, banyak di antaranya yang belum memahami bagaimana menggunakan media sosial dengan baik. Olehnya itu, dilakukan literasi media terhadap pemuda,” jelas Fauziah sapaan akrabnya

Menurut Fauziah, media sosial tentunya memiliki dampak baik juga dampak buruk, alangkah baiknya kata Fauziah, jika media sosial digunakan ke arah yang lebih positif seperti, personal branding, mempernalkan diri kepada khalayak luas, lebih khususnya ke lembaga atau organisasi yang sedang di tempati.

Selain itu, kata Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) ini, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk berbisnis demi pemuda yang kreatif, inovatif dan kolaboratif untuk mejawab tantangan zaman 4.0.

Ketua Panitia Pelaksana Dialog Kepemudaan, Wahida menambahkan, dialog kepemudaan ini, menghadirkan narasumber dari kalangan konten kreator yang aktif memotivasi anak-anak muda, melalui media sosial dari kalangan influencer yakni, Widya Syadzwina dan Muhammad Ikhlas.

Tidak hanya itu, tambah Wahida, dialog kepemudaan ini, juga dihadiri dari beberapa banom-banom NU seperti, Fatayat, GP Ansor, PMII dan IPNU serta, kalangan anak muda baik pelajar maupun mahasiswa se-Kota Makassar

“Media sosial bisa merugikan para pemuda jika tidak dimanfaatkan dengan bijaksana sebaliknya, penggunaan media sosial juga bisa memberikan kontribusi positif, bagi kehidupan pemuda jika bijak dalam penggunaannya,” tutup Wahida.

Pos terkait