Babinsa dan Bhabinkamtibmas Edukasi Pengunjung Pasar

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Boyolali –  Guna memberikan edukasi pada masyarakat dalam pencegahan dan memutus rantai penularan virus Covid-19, terutama di tempat-tempat umum, Babinsa Koramil 3/Mojosongo Kodim 0724/Boyolali dan Polsek Mojosongo sosialisasikan pencegahan corona ke pedagang dan pembeli yang ada di pasar Tradisional Mojosongo, Kamis (27/08).

Cukup banyak didapati para pedagang bahkan pengunjung pasar Tradisional Mojosongo tersebut yang belum sepenuhnya menggunakan masker.
Saat ditemui Babinsa Koramil 3/Mojosongo, Serda Wahit mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan pedagang dan maupun pengunjung pasar untuk selalu mengikuti protap kesehatan pencegahan Covid-19, dengan melaksanakan jaga jarak (social distancing), selalu menggunakan masker saat keluar rumah, apabila tidak ada hal yang penting lebih baik di rumah saja, sebab penularan virus justru terjadi di tempat-tempat umum seperti pasar atau warung.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Pasar merupakan pusat berkumpulnya masyarakat dalam berbagai kegiatan, dimana para pengunjung yang datang berasal dari berbagai macam daerah. Hal ini, tentunya sangat rentan terhadap penularan virus Covid-19, yang diketahui penyebarannya sangat cepat,” ujar Serda Wahit
Serda Wahit menjelaskan bahwa dari pantauan dilapangan, masih sangat banyak masyarakat yang belum mengikuti himbauan pemerintah untuk jaga jarak dan pakai masker.

“Kewajiban kita adalah tidak bosan-bosannya untuk saling mengingatkan dan mensosialisasikan pentingnya memakai masker untuk pencegahan dan keselamatan kita semua,” jelasnya.
“Hal itu demi kepentingan kita bersama, karena virus tersebut tidak tahu kapan dan dimana berada, khususnya para pedagang yang seharian mengais rezeki lalu pulang, sehingga nantinya bisa menularkan pada keluarga dirumah. Untuk itu, mari kita sama-sama saling peduli dengan selalu menjaga diri dan keluarga guna mencegah penyebaran virus berbahaya ini,” tuturnya.

(Agus Kemplu)

Pos terkait