HMI Cabang Gowa Raya Menuntut Kapolrestabes Makassar Bertanggung Jawab Atas Tindakan Represif Terhadap Kader HMI

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Gowa Raya Melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin Makassar dari pukul pukul 14:00 WITA sampai pukul 19:00, Selasa (21/07/20)

Aksi unjuk rasa ini memblokade jalan Sultan Alauddin dengan membakar ban sehingga jalanan sepanjang Sultan Alauddin Macet parah

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Muhammad Almarif selaku Sekretaris Umum HMI Cabang Gowa Raya dalam orasinya menuntut Kapolrestabes Makassar untuk bertanggung jawab atas kejadian tindakan represif yang dilakukan pihak kepolisian terhadap kader HMI di Wisma HMI Cabang Makassar

“Betapa matinya hati nurani pihak kepolisan disaat Kade HMI Cabang Makassar melakukan penggalangan dana , kemudian mendapatkan tindakan represif dari pihak kepolisian”tegasnya saat orasi

Aksi ini dilakukan karena beberapa hari yang lalu Tim Penikam Polrestabes Makassar tiba-tiba membubarkan sejumlah kader HMI yang berada di Sekretariat HMI di Jalan Botolempangan (Kamis, 17 Juli 2020) yang sedang menggalang dana untuk korban banjir bandang di Luwu Utara.

Dari keterangan saksi, sejumlah kader HMI ini tiba-tiba didatangi oleh aparat kepolisian menggunakan motor trail.

Namun, bukan berdiskusi, aparat kepolisian malah membubarkan penggalangan dana para mahasiswa ini. Dan menghamburkan sekretariat HMI.

Adapun tuntutannya dari aksi yang dilakukan HMI Cabang Gowa Raya yaitu:
1. Copot Kapolrestabes Makassar
2. Kapolda gagal total dalam menciptakan keamanan dan ketertiban
3. Stop tindakan represif terhadap demonstran
4. Meminta pihak kepolisian meminta maaf secara institusi atas kejadian yang terjadi didepan wisma HMI cabang Makassar

(Red)

Pos terkait