Penerima PKH Kec.Marbo Tuding Perusda Takalar Salurkan Beras Tak Layak Konsumsi

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Marbo, protes dan menuding pihak Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupateb Takalar menyalurkan beras yang tidak layak konsumsi ke mereka.

Hal tersebut terungkap berdasarkan temuan beberapa wartawan media online dilapangan yang mendapatkan adanya sejumlah warga peserta PKH yang protes dan mengeluhkan beras yang mereka terima ternyata rusak dan tidak layak konsumsi.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Salah seorang warga penerima manfaat DJ asal Kec.Mangarabknbang, mengaku mendapatkan bantuan beras dari Perusda yang tidak layak konsumsi lagi.

“itu beras sudah rusak…” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan. Senin (18/3/2019)

Sementara itu, pihak LSM BAKIN Takalar mengatakan telah mengantongi bukti beras milik DJ.

” Kita sudah amankan sampel berasnya…” ungkap Ilham Bantang, anggota LSM BAKIN (21/9/2019).

Kondisi beras bantuan yang disalurkan melalui Perusda Takalar disebut BAKIN sudah berbau dan berulat.

” ini yang kita heran. Kondisi beras sudah berbau busuk, berulat dan dipenuhi kutu…” lanjut Ilham.

BAKIN sendiri menyatakan akan segera mengambil langkah hukum atas dugaan penyaluran beras tidak layak konsumsi dan mendesak Dinas Sosial kabupaten Takalar untuk memutuskan kerja sama dengan pihak Perusda Takalar.

Pos terkait