Terkait Serangkain Pencopotan Jabatan Oleh Bupati, LSM BAKON Minta Legislator Takalar Jangan Memperkeruh Keadaan

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Munculnya kritikan dan sorotan tajam yang dilontarkan oleh legislator PPP terkait kebijakan Bupati Takalar Syamsari Kitta dan Plt Kepala Desa, yang melakukan pencopotan beberapa pejabat, ditanggapi serius oleh Wakil Direktur LSM Badan Anti Korupsi Nasional (BAKON), Irwan Hasan Tiro. (Kamis, 1/3/2018).

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh beberapa media online, (28/2/2018).  Makmur Mustakim menanggapi serangkaian pencopotan yang dilakukan oleh Bupati dan Plt Kepala Desa tersebut, akan berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Irwan Hasan Tiro menilai, bahwa statmen dari legislator Partai PPP tersebut terlalu berlebihan, dan justru akan berpotensi memprovokasi warga dan akan memperuncing keadaan.  “Dia saja yang terlalu berlebihan, seharusnya sbagai wakil rakyat, jangan memaknai sesuatu itu terlalu emergency, sehingga masyarakat nantinya akan terprovokasi, dan akan memperuncing keadaan, hal tersebut akan berdampak masyarakat menjadi resah, jadi saya minta, tidak perlu memperkeruh keadaan,” Ujarnya.

Irwan menambahkan lagi “Justru apa yang telah dilakukan Bupati Takalar tersebut,  sudah wajar, justru adanya mutasi di jajaran pemerintahannya itu sangat baik untuk masyarakat. Mutasi itu hak prerogatifnya Bupati Takalar, dan itu sudah ada ketentuan Undang- undang yang mengatur didalamnya. Bupati Takalar sudah memperlihatkan kepada kita, bagaimana dia mengelola pemerintahan yang baik”. Kunci Irwan Hasan Tiro.

 

Sementara salah seorang Aktivis senior di Takalar, H Imran,  beberapa waktu yang lalu juga menanggapi pencopotan yang dilakukan oleh Bupati Takalar tersebut, sebagai langkah yang tidak populis, dan mencerminkan sosok pemimpin yang tidak bijak.

Pos terkait