Maksud Hati Liburan Di Air Terjun Ketemu Jodoh, Pelajar Ini Malah Ketemu Maut

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Malino – Daerah Malino Kab.Gowa yang dikenal sebagai salah satu tempat pavorit tujuan wisata dan rekreasi warga dari berbagai daerah, tentunya akan selalu menjadi incaran tempat tujuan wisata di akhir pekan, termasuk Hendra (17) pelajar asal SMA Negeri 1 Makassar bersama kawan kawannya.

Namun nasib naas menimpa Hendra saat mengunjungi salah satu wisata air terjun yang ada di Takapala, yakni air terjun ketemu jodoh, Hendra tewas mengenaskan setelah tenggelam di Air Terjun tersebut.  Sabtu (28/10/2017).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Tim penyelamat bersama beberapa warga langsung meluncur ke lokasi, setelah pemerintah setempat menerima laporan dari teman korban, dan langsung melakukan evakuasi korban. Yang selanjutnya korban dibawa ke puskesmas terdekat.

Menurut keterangan Herman seorang pengunjung di lokasi, menyebutkan kalau dirinya tak melihat langsung saat korban tenggelam, nanti setelah mendengar ribut ribut dan minta tolong, barulah dirinya mengetahui kalau ada yang tenggelam, menurutnya lagi, korban Hendra baru bisa di temukan setelah kurang lebih 40 menit di dasar air.

“Pada saat tenggelam, saya tidak melihatnya, tapi teman temannya ribut minta tolong, kalau salah seorang temannya tenggelam dan tidak muncul muncul ke permukaan, lama di cari baru bisai temukan, mungkin sekitar 40 menit” Jelas Herman.

Sementara itu, Ahmad salah seorang pengunjung lainnya mengatakan kalau korban sepertinya tidak bisa berenang, tapi tetap nekat masuk ke air melampaui batas tali yang sudah terpasang “Sepertinya korban ini tidak bisa berenang pak, tapi tetap nekat masuk ke air melewati batas tali peringatan kedalaman air, akhirnya korban tenggelam” ujarnya.

Di lain pihak, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan, kepada awak media dalam keterangannya mengatakan, “Korban sempat divisum di Puskesmas Malino, lalu kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan menghubungi keluarga korban,” Kata M. Tambunan.

Pos terkait