SULSELBERITA.COM. Takalar – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar berpartisipasi dalam Kompetisi Kebugaran Antar-Kementerian/Lembaga melalui fitur kebugaran pada aplikasi SATUSEHAT, Jumat (6/11). Kegiatan ini jadi salah satu upaya tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani di lingkungan kerja.
Kompetisi tersebut memanfaatkan fitur pada aplikasi SATUSEHAT sebagai media skrining kebugaran jasmani secara mandiri dan terstandar. Melalui pemanfaatan teknologi digital ini, petugas dapat mengetahui kondisi kebugaran tubuh sekaligus memantau tingkat kebugaran masing-masing.
Kepala Seksi Pembinaan Lapas Takalar, Gugu Alam, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan langkah positif untuk membangun kesadaran pegawai agar lebih peduli terhadap kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.
“Melalui kompetisi ini, kami berharap seluruh petugas semakin termotivasi untuk menjaga kebugaran tubuh. Kesehatan merupakan modal penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari,” ungkap Gugu Alam.
Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, menyambut baik keikutsertaan jajarannya dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan siap memberikan pelayanan terbaik.
“Partisipasi ini bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan kerja. Kami berharap semangat ini terus berlanjut dan menjadi budaya positif bagi seluruh jajaran Lapas Takalar,” kata Andi Gunawan.
Andi Gunawan menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Lapas Takalar terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan mendorong pegawai untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan aktif bergerak. “Tubuh yang sehat dan kondisi fisik yang prima sangat penting bagi setiap petugas, terutama dalam melaksanakan tugas pembinaan kepada Warga Binaan,” tandasnya.
Salah seorang petugas Lapas Takalar, Mursadi, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengetahui kondisi kebugaran tubuh sekaligus memotivasi diri agar lebih konsisten menerapkan pola hidup sehat.
“Melalui fitur kebugaran di aplikasi SATUSEHAT, kami bisa melakukan skrining kebugaran secara mandiri dan mengetahui kondisi tubuh. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk lebih rutin berolahraga dan menjaga kesehatan,” kata Mursadi










