Di BIMTEKNAS Jakarta, Muh. Ibrahim Bakri Sorot Dua Hal Penting Terkait Layanan BPJS

SULSELBERITA.COM. Jakartta –  20 Oktober 2026 — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Nasional (BIMTEKNAS) pada 19–21 Oktober 2026 di Pullman Hotel Jakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya peningkatan kapasitas (upgrade) kader agar siap menghadapi berbagai tantangan sebagai pejabat publik, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif.

Mengusung tema “Kepemimpinan yang Melayani, Kebijakan Publik yang Inovatif”, BIMTEKNAS dihadiri oleh seluruh pejabat publik PKS dari seluruh Indonesia, mulai dari tingkat pusat hingga anggota DPRD kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - sulselberita

 title=

Muh. Ibrahim Bakri, S.Pi., Anggota DPRD Takalar dari Fraksi PKS, menilai kegiatan ini sangat dibutuhkan karena membahas persoalan-persoalan mendasar bangsa di tengah munculnya berbagai isu strategis yang membutuhkan solusi segera. Sementara itu, Presiden PKS juga menegaskan sikap partai terhadap berbagai persoalan nasional, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang belakangan ini menjadi sorotan utama.

Pada hari kedua, Selasa (20/10/2026), panitia menghadirkan Direktur BPJS sebagai pemateri dalam sesi diskusi dan dialog terbuka. Dalam kesempatan tersebut, Muh. Ibrahim Bakri yang akrab disapa Baim menyampaikan dua catatan penting.

Pertama, ia meminta BPJS tidak memilah-milah jenis penyakit yang dijamin pelayanannya. “BPJS adalah penjamin jaminan sosial, jangan bertindak diskriminatif pada penyakit tertentu. BPJS seharusnya melayani pengobatan tanpa mencari latar belakangnya,” tegasnya.

Kedua, Baim meminta agar BPJS tidak lagi memberlakukan sistem kelas dalam pelayanan, karena regulasi menjamin setiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang setara dalam akses layanan kesehatan.

Kegiatan BIMTEKNAS PKS ini akan berlangsung hingga Rabu (21/10/2026).

Pos terkait