Setahun Tragedi Randi-Yusuf Tak Kunjung Tuntas Massa Aksi akan Kepung POLDA Sultra

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM – KendariSulawesi Tenggara Tragedi 26 September berdarah menjadi saksi sejarah akan bobroknya hukum di negeri ini,yang harusnya hukum itu bisa menjadi payung untuk mewujudkan penegakan keadilan,kepastian,dan kemanfaatan.akan tetapi di jadikan sebagai tameng untuk melindungi kepentingan elit.

lambatnya penanganan kasus randi-yusuf menjadi contoh akan lemahnya Praktik hukum di negri ini dan lemahnya pihak kepolisian dalam penegakan hukum di negri ini.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Untuk itu pentingnya seluruh elemen mahasiswa untuk turun menyuarakan persoalan ini, satu tahun bukan waktu yang singkat untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka

Ini menjadi bukti adanya pembiaran dalam penanganan kasus Randi-Yusuf,untuk itu presma UMK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangunkan KAPOLDA SULTRA dari tidurnya.

|| laporan Perwakilan Sulawesi Tenggara ;

HNR ANDRi

Pos terkait